Mahasiswa Program Doktor FIP UNESA Gelar Seminar Proposal Model Bimbingan Karier Online di SMK Wilayah Gresik
Surabaya — Mahasiswa Program
Doktor (S3) Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri
Surabaya (UNESA), Dian Oktaviana, telah melaksanakan Seminar Proposal Disertasi
pada tahun 2026. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh tim
penguji yang memberikan sejumlah masukan konstruktif untuk penyempurnaan
penelitian.
Proposal yang
dipresentasikan berjudul “Pengembangan Model Bimbingan Karier Online
Berbasis Employability Skills untuk Penguatan Career Behavior Siswa SMK.”
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan kesiapan kerja lulusan SMK di
tengah dinamika dunia industri yang terus berubah. Lulusan tidak hanya dituntut
memiliki keterampilan teknis, tetapi juga employability skills seperti
komunikasi, kerja sama tim, problem solving, adaptabilitas, dan etika kerja.
Dalam pemaparannya, Dian
menjelaskan bahwa layanan bimbingan karier di SMK perlu bertransformasi agar
lebih responsif terhadap kebutuhan era digital dan karakter generasi saat ini.
Model yang dikembangkan dirancang berbasis platform online sehingga memungkinkan
layanan yang lebih fleksibel, sistematis, dan terukur. Pendekatan ini
mengintegrasikan penguatan employability skills dengan pembentukan career
behavior siswa, seperti kemampuan perencanaan karier, pengambilan keputusan,
eksplorasi peluang kerja, serta kesiapan memasuki dunia industri.
Penelitian ini akan
dilaksanakan pada SMK di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik,
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat
menghasilkan model yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan satuan
pendidikan kejuruan di tingkat daerah.
Tim penguji memberikan
beberapa catatan penting, terutama terkait pendalaman landasan teoretis
mengenai employability skills, kejelasan tahapan pengembangan model, serta
indikator pengukuran efektivitas dalam memperkuat career behavior siswa SMK.
Masukan tersebut menjadi pijakan strategis untuk penyempurnaan desain
penelitian pada tahap berikutnya.
Melalui pengembangan model
ini, diharapkan layanan bimbingan karier di SMK tidak lagi bersifat
administratif semata, melainkan menjadi intervensi yang terstruktur dan
berdampak nyata terhadap kesiapan kerja siswa. Di tengah tuntutan link and
match antara pendidikan vokasi dan dunia industri, inovasi ini menjadi langkah
konkret untuk menjembatani kebutuhan sekolah dan pasar kerja.
Seminar proposal ini menjadi
tahapan awal yang penting dalam proses disertasi sekaligus menunjukkan komitmen
UNESA dalam mendorong penguatan layanan bimbingan dan konseling berbasis
kebutuhan nyata dunia kerja, khususnya pada jenjang pendidikan kejuruan.